ISLAM NUSANTARA


 1. ISLAM NUSANTARA adalah hasil ijtihad ulama sebagai upaya utk mengembalikan Islam Ahlu Sunnah Wal Jama’ah kepada esensi dasarnya , yaitu Islam yang Rohmatan lil ‘alamiina.

2. ISLAM NUSANTARA adalah sebagai upaya utk memilah dan memisahkan antara yg sekedar mengaku ngaku sbg Ahlu Sunnah Wal Jama’ah dengan Ahlu Sunnah Wal Jama’ah yg sebenarnya.
3. ISLAM NUSANTARA adalah sebagai upaya utk menjaga kemurnian Islam Ahlu Sunnah Wal Jama’ah dari upaya segolongan kaum yg ingin menodai dan merusak citra Islam dg sikapnya yg intoleran dan radikalis.
4. ISLAM NUSANTARA bukanlah Firqoh atau Manhaj
ISLAM NUSANTARA bukanlah Madzhab .
.
Tetapi ISLAM NUSANTARA adalah Ummat Islam yg berkarakteristik NUSANTARA , yaitu :
Islam yang santun
Islam yang ramah
Islam yang wasathon.
Islam yang tawazzun
Islam yang I'tidal
Islam yang tasyammuh
Islam yang menjaga nilai budaya yg tdk bertentangan dg Islam.
Islam yang rahmatan lil alamiin.
Yang dalam ber-ISLAM mengikuti Firqoh atau Manhaj Ahlu Sunnah Wal Jamaa'ah
Yang dalam ber-ISLAM mengikuti salah satu dari 4 Imam Madzhab yg ada , yaitu : Imam Maliki , Imam Hanafi , Imam As-Syafi'i, Imam Hanbali .
Yang dalam ber-ISLAM bersikap pluralis, yang sangat menghormati perbedaan dan keberagaman
PLURALIS yg dimaksudkan di sini adalah sebagaimana yg dijelaskan oleh Gus Dur berikut ini:
"Indonesia ini ibaratkan sebuah rumah besar yg terdiri dari banyak kamar di dalamnya yg di setiap kamar dihuni oleh pemeluk masing-masing agama dan kepercayaan yang ada di Indonesia. Di kamar itu, setiap orang bebas bertindak sesuai aturan kamar masing-masing. Namun, begitu keluar dari kamar dan berkumpul di ruang keluarga, semua harus tunduk pada kesepakatan bersama."
“Indonesia adalah rumah besar itu, yang telah dibentuk oleh pendahulu bangsa dengan kebesaran hati. Indonesia tidak bisa diubah tata kehidupannya dengan aturan dari satu kamar saja. Ada kamar Islam, kamar Hindu, kamar Katolik, kamar Kejawen, biarkan saja. Tetapi ketika kita ketemu di lapangan perjuangan, politik, kenegaraan bernama Indonesia, kita harus bersama."
Itulah yang disebut Gus Dur sebagai pluralisme,
Demikian penjelasan ringkas tentang ISLAM NUSANTARA .
Semoga ada manfaatnya.

Penulis: 
Sumarsam Llg

(Katib PCNU Kota Lubuklinggau)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BOLEHKAH MENGULUR WAKTU SHOLAT KARENA SUATU ACARA????

NGAJI KITAB SAFINAH BAGIAN KE : 2

ISLAM NUSANTARA MERAMBAH TIMUR TENGAH